CHRISTIANA SRIWINAHYU RETNO ANDADARI S.Ag GURU AGAMA KATOLIK SD MANGKUBUMEN 63 MUTU PENDIDIKAN TENTUKAN NASIB KE DEPAN

Loading...

Pendidikan ibarat pohon yang terus bertambah tingkatanya,pohon yang tumbuh subur dan tinggi akan banyak terkena angin dan angin tersebut akan menggoyahkan kita. Itu berarti semakin tinggi ilmu yang kita miliki akan banyak tantangan yang akan menghadang kita,ingat bukan rintangan namun sebuah tantangan yang harus kamu lewati. Ada berbagai macam bagian dari pendidikan di antaranya mutu pendidikan dan semua yang dapat mendukung sebuah pendidikan. Mutu pendidikan dapat dikatakan maju pasti berlandaskan sebuah acuan yang diberlakukan. Lalu bagaimana mutu pendidikan kota Solo sekarang ini ?
Berdasarkan wawancara kami dengan Christiana Sriwinahyu Retno Andadari S.Ag selaku guru agama Katolik di SD Mangkubumen 63. Beliau lahir di Jakarta,5 Februari 1966. SD Mangkubumen 63 di pimpin oleh Sri Wuryanti S.Pd sudah sekitar 3 tahun ini. Mempunyai sekitar 182 siswa yang per kelas kurang lebih 28 sampai 30 siswa.Disana ada berbagai macam ekstrakurikuler yang dapat mengasah perkembangan serta karakter anak diantaranya tari,music,pramuka(wajib),sepak bola,voly dan tenis meja. Semua anak wajib mengikuti salah satu dari ekstra yang ada,dan ternyata para siswa sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ekstra tersebut, tidak terkecuali para guru mereka mengajarkan ekstra dengan telatennya. Voli dan tenis meja menjadi salah satu andalan dari SD Mangkubumen 63.
Wanita yang kerap disapa Christina ini menuturkan bahwa kontribusi guru dalam pendidikan Indonesia itu sangat penting, karena pendidikan itu sifatnya seumur hidup jadi tidak bisa TK(taman kanak kanak) langsung selesai tetapi berkelanjutan. Begitu juga dengan seorang guru, jadilah guru yang aktif dalam menyampaikan pelajaran. Pendidikan selalu ada pembaharuan dan guru harus bisa mengikuti setiap pembaharuan tersebut. Guru harus mempunyai komitmen terhadap pilihannya bahwa ia merupakan tenaga pendidikan. Fasilitas memang mempengaruhi suatu kemajuan pendidikan karena perkembangan zaman yang serba canggih.
Pendidikan yang berkarakter itu merupakan pendidikan yang berhubungan dengan attitude atau kelakuan setiap manusia ialah ciptaan Tuhan, tergantung bagaimana cara untuk mereka agar mempunyai karakter. Menerapkan kata maaf,tolong dan terima kasih sudah menjadi dasar awal dalam penerapan sebuah karakter. Cristiana sering menerapkan karakter kepada pada siswanya dengan cara yang berbeda. Misalnya ada anak yang membuang sampah sembarang tempat ia menegur anak itu “Nak kalo kamu buang sampah sembarangan nanti jadi anak gini Ko (cristina menunjukkan ibu jarinya kebawah) tapi kalo kamu mau jadi anak yang ini (mengangkat jempolnya ke atas)kamu harus buang sampah pada tempatnya” tutur Christina. Dengan cara tersebuat banyak anak yang termotivasi unruk melakukan perubahan menjadi lebih baik.
Cara memajukan mutu pendidikan menurut Cristina ialah anak anak harus sekolah dengan mengerti tujuan sebenarnya, menjelaskan kepada siswa tahapan sekolah dengan materi yang diajarkan pada masing-masing kelas itu berbeda dan bertingkat agar mereka termotivasi untuk terus belajar dan menjelaskan bahwa dengan ilmu yang kita dapat nanti bisa mendapatkan pekerjaan. Ia selalu memotivasi terhadap semua anak dalam menerima ilmu yang ia sampaikan. Ada kiat-kiat khusus agar anak mempunyai semangat untuk belajar ia berkata dan menekankan kepada muridnya kelas satu “jika kamu ingin naik kelas dua maka kamu harus bisa calistung yaitu baca tulis hitung” tandas beliau. SD Mangkubumen 63 sudah menerapkan zonasi yang hanya menerima sekitar sekolah.
Sekolah dasar merupakan dasar dalam meletakkan segala sesuatunya, guru harus berkontribusi penuh dalam pendidikan. Christiana mengatakan bahwa dalam selama menjadi guru ia banyak mengalami suka karena yang ia hadapi ialah benda hidup yang dapat menghibur kita dan dukanya ketika menghadapi masalah terhadap anak yang nakal. Pendidikan kota Solo sekarang ini sudah sesuai harapan,namun masih banyak anak yang belum sekolah. Dengan mencerdaskan anak akan mencapai tujuan pendidikan dan menyeimbangkan pendidikan kota Solo dengan kota lainnya. Mutu pendidikan di kota solo sudah maju terbukti dari tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK sudah banyak mendapatkan prestasi. Dan beliau kembali menegaskan bahwa kota Solo sudah cukup baik dan maju dalam hal pendidikannya. Namun perlu berbenah diri secara terus menerus sehingga kota Solo semakin diminati wisatawan baik domestic. Pendidikan di luar sekolah juga perlu dilakukan agar nantinya mampu berinteraksi dan berkomunikasi di dunia kerja dengan orang asing maupun wisatawan mancanegara. (Niya Enjelia /r)

loading...

Related posts

Leave a Comment