AJAK ANAK TINGKATKAN PRESTASI MELALUI AJANG KREATIF DAN INOVATIF

Loading...

Belum lama ini salah satu SD favorit di Surakarta, SD KRISTEN MANAHAN menggelar salah satu event rutin mereka cuaca juga sangat mendukung dalam acara tersebut, event tersebut adalah KREASSO (Kreasi Anak Solo) event ini berlangsung pada tanggal 1 dan 2 februari 2019, event kreasso memang dilaksanakan setiap tahun dan dimaksudakan untuk memberikan tempat bagi anak-anak yang mengikuti kegiatan ekstra untuk ditampilkan. Pentas tersebut ditampilakan oleh anak – anak kelas 1-6 A,B,C. mereka tampil dengan meriah dan menghibur para undangan yang hadir, pada saat itu juga diadakan berbagai lomba dari Tk&SD disekitar sekolah.

Pada tahun ini lomba yang diselenggarakan ada lomba dance, dan lomba menyanyi tunggal. peserta juga cukup banyak pada tahun ini, lomba puzzle diikuti kurang lebih 80 siswa SD&TK, lomba menyanyi tunggal ada 25 peserta, dan lomba dance ada 15 grup dari Tk. Semuanya berjalan baik dengan didukung oleh pengurus PPKS, dari dinas khususnya pengawas juga mendampingi dan dari gugus 6 pattimura korwil 3 kecamatan banjarsari, kepala sekolah juga hadir dan mendampingi saat kreasso, tidak lupa didukung oleh komite sekolah, para perwakilan pengurus kelas yang membuka stand stand bazar untuk memeriahkan kegiatan juga untuk menyiapkan makanan yang boleh dirasakan oleh semua orang yang hadir di kreasso.
Kreasso tahun ini memang dilaksanakan pada bulan februari 2019, padahal biasanya dilakukan pada bulan November. Namun karena banyak tugas dan banyak kegiatan yang diselenggarakan di Sd Kristen Manahan maka kegiatan ini kami undur dalam rangka mencari waktu kosong yang bsa dimanfaatkan untuk menggelar kreasso. Beliau menyadari bahwa kreaso tahun ini masih banyak kekurangan namun sambutan dari tk tk yang mendukung cukup baik.

Hal itu dikemukakakn oleh sukiya sth selaku kepala sd Manahan kepada majalah didik diruang kerjanya senin,11 februari lalu. Dikatakan kegiatan kreaso adalah kegiatan rutin dari sekoalh untuk membangkitkan semangat anak anak dalam ajang kreatifitas, baik bidang seni,bidang olahraga,dan ketrampialn juga ditonjolkan.Berbicara mengenai kegiatan olahraga lebih lanjut sukiya tandaskan bahwa taekwondo yang dilakukan oleh kelas 1 dan 2 ditampilkan disana dan juga membawa kemeriahan tersendiri dari penampilan anak-anak.Hal yang lebih membanggakan lagi adalah grup band kami,yang tampil ialah kelas 2,3,4,dan 5 sehingga lengkaplah kegiatan kreaso ini. Tari juga merupakan kegiatan yang rutin dari setiap kelas. Beliau juga mengucapkan rasa terima kasih terhadap orang tua yang mendukung banyak hal dalam kegiatan ini,baik secar material maupun spiritualnya dalam pembiayaan juga pendampingan dalam pelatihan anak anak untuk tampil,dukungan dana juga dilakukan ketika membiayai pakaian untuk tampil dan dana yang lainnya.

“Dalam kesempatan ini saya selaku penyelenggara kreaso mengucapkan banyak terima kasih kepada pengurus ppks, pengawas sekolah bapak suwarno,serta para kepala sekolah dan sd yang tergabung dalam gugus 6 pattimura,juga komite sekolah, orang tua, warga sekitar yang selalu mendukung kami. Tak lupa pemerintah kelurahan mangkubumen dan kelurahan Manahan yang membantu keamanan.” Ditambahkan “dari ppks yang hadir adalah bapak pandeta sebagai pendeta hida diyanto M.Si. selaku wakil ketua ppks, dari dinas pendidikan bapak suwarno S.Pd.,MM. “,Ungkapnya. Masih menurut sukiyah kreaso tahun ini boleh dikatakn lebih baik dari tahun kemarin atas dasar itulah pihak ppks dan dinas pendidikan kota Surakarta berpesan yaitu agar selalu semangat,optimis,dan sukses serta mengapresiasi kegiatan kreaso ini untuk tetap ditingkatkembangkan bukan hanya dibidang akademik saja namun dibidang yang lain tetap eksis.
Mengenai kejuaraan sukiyah imbuhkan bahwa kejuaraan kreaso 2019 sd Kristen Manahan yaitu kalam kudus memenangkan dalam kejuaraan puzzle(merangkai),penyanyi tunggal dimenangkan oleh …dan lain lain. Kemudian juga disebutkan ini merupakan kegiatan kreaso yang ke empat. Terkait dengan situasi dan kondisi sekolah kami memiliki jumlah murid 679 orang,alumni kurang lebih enam ribuan orang,tandasnya. Diungkapkan sukiya jumlah guru disekolah kami ada kurang lebih 28 dan 2 orang TU,6 orang guru PNS, 3 orang satpam. Kemajuan skolah kami juga tidak lepas dari semakin bertambahnya tingkat jaringan dengan pihak RT /RW setempat,sesepuh yang berada sekeliling kami bekerja sama dengan 2 kelurahan ,pengawas korwil,dan dinas pendidikan,di luar dinas bekerja sama dengan puskesmas Manahan dan rumah sakit panti waluyo. Jejaring ini digunakan ketika anak anak sakit sehingga penanganannya cepat,diharapkan alumni bisa membantu pihak sekolah untuk membantu area olahraga yang berada dibelakang sekoalah, membangun 2 lantai menjadi 3 lantai.

Berbicara mengenai prestasi bahwa sekolah kami terus mendulang prestasi baik yang bersifat local maupun nasional misalnya ditingkat local yakni tingkat kecamatan,kabupaten terus bertambah. Disebutkan prestasi yang sangat menonjol sampai ke pangkal pinang mengikuti LFS2N tari tingkat nasional masuk dalam 15 besar dari 34 provinsi yang ada di Indonesia. Dikemukakan sukiya bahwa ada beberapa perlombaan di beberapa kota yang diikuti anak-anak dan cukup membanggakan minimal mendapat juara. Prestasi yang cukup membanggakan bagi kami selama ini adalah lomba olimpiade bahkan sampai ke Thailand,Korea,dan Amerika. Menjawab pertanyaan berikutnya tentang selogan sekolah adalah setia untuk melayani,artinya dengan melayani dengan tulus pasti semua di berkati,one day service misalnya untuk surat menyurat bagi keperluan orang tua satu hari jadi. Ia berpesan kepada para muridnya agar jangan pernah menyombongkan diri.

Biodata sukiya sth lahir di Solo,05 Maret 1962 ,anak pertama dari 7 bersaudara pasangan dari Alm.Pawiri Suwiti dan Rujiyem. Nama istri Sri Purwanti dikaruniai 2 orang anak, riwayat pendidikan lulus TK Siwi Peni Bibis Luhur Surakarta, SD Kristen Margoyudan, SMP Kristen 1 Surakarta, SPG Negeri Surakarta, S1 UKS Surakarta. Diakhir wawancara dengan Majalah Didik Pak Sukiya yang dikenal dengan rendah hati ini mengaku dulu tidak pernah bercita cita menjadi seorang guru tapi menjadi seorang teknisi. Tetapi kenyataannya sekarang profesi guru merupakan profesi yang sangat membanggakan bagi dirinya”guru adalah panutan digugu dan ditiru, maju mundurnya negara ini tergantung pada sejauh mana kualitas pendidikannya, termasuk seperti apa karakter anak anak bangsa kita sikap perilaku sopan santun kreatif, inovatif, disiplin, jujur, setia, loyalitas, nasionalisme, dll merupakan tugas guru yang harus ditransormasikan kepada murid”pungkasnya. Ia mengaku bangga karena sekian tahun dipercaya oleh PPKS untuk menjabat menjadi kepsek di SD Kristen Manahan. Satu hal yang tidak dilupakan dalam hidupnya adalah pesan kedua orang tuanya khususnya ibu bahwa harta yang paling berharga bagi manusia adalah pendidikan, karena pendidikan tidak akan habis ditelan usia tetapi kalau harta berupa benda akan sirna manakala bencana itu datang. (Dian/Niya/Ristya/r)

loading...

Related posts

Leave a Comment