Ketua Yayasan SMK Kosgoro 1, Targetkan Kuota Siswa Terpenuhi

Ketua Yayasan SMK Kosgoro 1

Sragen – Tidak ingin terjatuh dalam lubang yang sama, ungkapan tersebut layak di berikan kepada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kosgoro 1 Sragen, Pasalnya tahun lalu SMK Kosgoro 1 masuk dalam data FKKS Sragen, salah satu dari 22 sekolah swasta yang kuota pendaftar siswa barunya belum terpenuhi.
Namun tak hanya SMK Kosgoro 1, hampir sebagian besar SMK swasta itu menyisakan separuh lebih kursi hasil PPDB masing-masing sekolah total ada 22 SMK swasta dari 44 SMK swasta yang kuotanya tidak terpenuhi.
Upaya keras dilakukan pihak yayasan Kosgoro 1 guna menarik minat masyarakat pada musim penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun 2017/2018 ini.
Seperti kita ketahui, Berdiri pada tahun 1996 SMK Kosgoro 1 Sragen, awalnya hanya membuka 3 Program keahlian. Hingga seiring berkembangnya dunia kerja yang begitu padat, maka dari tahun ke tahun SMK Kosgoro 1 Sragen hingga kini membuka 7 Program Keahlian.
Ketua Yayasan Aman Suryadi, SE memaparkan, Pemilihan program studi yang menjadi fokus pengembangan SMK tersebut, berdasarkan arah kebijakan pembangunan ekonomi Indonesia. Pasalnya beberapa sektor unggulan nasional tersebut diproyeksikan akan menyerap tenaga kerja cukup besar. Diharapkan SMK menjadi motor penggerak produktivitas bangsa untuk memenangkan persaingan di era globalisasi.
Dengan meningkatnya pertumbuhan populasi manusia, dan ketatnya persaingan untuk dapat berkarir di perusahaan terkemuka. Saat ini banyak bermunculan pengusaha atau pembisnis baru yang bermaksud menciptakan peluang keberhasilan. Tapi yang terjadi tidak sedikit pengusaha yang mengalami hal sebaliknya, kerugian dan collapse.
Beberapa upaya keras telah dilakukan SMK 1 Kosgoro salah satunya dengan meningkatkan profesionalitas, meningkatkan mutu pendidikan yang mengacu standar nasional pendidikan, serta meningkatkan citra SMK sebagai lembaga pendidikan yang berhasil, memberikan beberapa beasiswa sehingga menarik minat masyarakat terhadap pendidikan kejuruan. Tak hanya melalui kegiatan sosialisasi, salah satu metode yang dilakukan yakni membuat team teaching mengunjungi rumah warga, door to door, untuk mencari siswa. Aman Suryadi mengungkapkan pihaknya telah melakukan banyak hal untuk menarik minat siswa SMP mendaftar ke sekolahnya.
“Dari door to door hingga jemput bola kami lakukan, agar masyarakat mengerti sekolah swasta juga tidak kalah bagus dengan negeri. Kami juga bentuk tim khusus guna terjun langsung ke masyarakat sekitar Sragen bahkan hingga Ngawi, apalagi SMK 1 Kosgro sudah berakreditasi A dengan Sertifikasi ISO : 9001:2008, Pendidik yang berkompeten sebagai salah satu komponen dalam pendidikan, memberi andil yang besar dalam peningkatan kualitas pendidikan. ungkap Aman Suryadi.
Menurutnya ukuran keberhasilan sekolah swasta adalah diraihnya kepercayaan masyarakat. Sekolah swasta punya banyak tantangan dalam upaya pengembangan dan meraih kepercayaan masyarakat.
SMK 1 Kosgoro Sragen mempuyai prinsip mencetak generasi yang handal jujur dan berkarakter, sehingga tertanam dalam setiap hati siswa/i kejujuran kedisiplinan dan kemandirian.#Gilang

Related posts

Leave a Comment