Kepala SMK KOSGORO 1 SRAGEN Drs.H Suhadi S.Pd,SH,M.Pd, RAIH GELAR MAGISTER MANAJEMEN

Kejarlah ilmu sampai ke negeri Cina, tuntutlah ilmu setinggi langit, jangan memandang usia dalam menuntut ilmu dan jangan memandang status ekonomi ketika mengejar status jabatan. Karena semua yang tertera diatas merupakan kodrat manusia hidup yang telah dinobatkan dalam diri kita. Sekali lagi usia bukan menjadi haling rintang dimana ada kesempatan, dimana ada kesehatan dan ada masa depan yang gemilang, jabatan adalah jawabannya, untuk menduduki tahta dalam duni pendidikan khususnya diperguruan tingi yang namanya status akademisi menjadi pilihan dan gelar akademisi disuatu lembaga pendidikan tinggi itu sangat penting, karena gelar sarjana merupakan parameter bagi seseorang termasuk ukuran kemampuan dalam penguasaan ilmu pengetahuan. Ya atau tidak, percaya atau tidak, gelar bagi orang jawa merupakan simbol status ekonomi, status kesuksesan dan status keterampilan kita tahu tidak mungkin seorang guru bisa mengajar tanpa sekolah keguruan, tidak mungkin ilmu pengetahuan dan teknologi berada dimuka bumi ini tanpa ditemukan oleh pakar atau penemu, dan masih banyak hal tentang status pendidikan yang disandang oleg seseorang yang tentunya harus dikupas secara mendalam. Terkait dengan masalah gelar dan status sosial yang dimiliki oleh seseorang tidak salah apabila majalah DIIDIK selalu mengupas tentang hal tersebut karena kolerasi antara gelar dengan jabatan bagi orang jawa bagaikan air dan garam. Keduanya saling memiliki kepentingan menyatu dan bisa menjadikan masakan terasa nikmat.
Seperti yang dialami suhadi ini ia baru saja diwisuda oleh ketua STIMA IMI Jakarta, karena ia berhasil menyelesaikan studi dalam pascasarjana program S2 Magister Manajemen (MM) pada hari Kamis, 23 November 2017 di Jakarta. Pak Hadi oleh masyarakat Sragen di lini pendidikan Kosgoro dikenal sebagai orang yang cerdas dalam memanage waktu, SDM, keuangan serta pendidikan. Terbukti diusiannya yang hampir 60 tahun tetap memiliki semangat dalam mengembangkan bisnis usahanya yaitu dibidang pendidikan. Karena menurutnya pendidikan itu memiliki masa depan yang baik orientasinya tidak hanya keuangan saja tetapi juga pada kemajuan bangsa dan negara. Pak hadi tahu bahwa maju mundurnya suatu negara itu tergantung dari sejauh mana tingkat serta kualitas dan mutu pend, parameter pendidikan itu dari kualitas pendidikan sdm, bukan dititikberatkan dari luasnya wilayah negara. Seperti yang kita ketahui Jepang itu negara kecil, juga Singapura itu luasnya tidak lebih dari kota Solo, dengan pendidikan yang baik negara tersebut dikenal dengan adidaya teknologi. Kalau Indonesia ingin maju di Asia dan seperti negara barat kunci pokoknya terletak pada mutu sumber daya manusianya yang notabene parameternya adalah kualitas pendidikan.
Pak Hadi termasuk manusia yang ambisius dalam urusan pend diusia yang sudah senja dia masih bersemangat untuk menangani masalah pendidikan di Kosgoro yang ia tangani selama ini. Bahkan ia masih ingin bercita-cita melanjutkan ke program S3 ilmu kedoktoran yang tentunya yang tentunya berkaitan dengan dunia pendidikan. Dengaan gelar magister manajemen yang baru saja diraih, ia mengaku senang dan bangga dan ilmu yg baru saja diraih dan dinobatkan dalam acara wisuda kemarin akan menjadi sumber kekuatan dalam mengeksplorasi ilmu pendidikan. Terimakasih kepada STIMA (Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen) IMI Jakarta, kepada keluarga besar Kosgoro, kepada keluarga besar majalah DIDIK , serta kepada keluarga besar yayasan All-Hadi Utomo yang telah mendukung dalam meraih gelar MM. Tentunya ilmu ini akan bermanfaat bagi dirinya maupun bagi keluarga besar Kosgoro. Nampak dalam gambar Pak Suhadi melakukan foto bersama dengan rekan-rekannya seusai diwisuda.(Ries/r)

Related posts

Leave a Comment