Uji Kompetensi Lembaga Sertifikasi Profesi Teknik Otomotif SMK Kosgoro 1 dan 3 Sragen


Biasanya SMK yang maju dan berkembang dan diakui oleh masyarakat luas dikenal sebagai sekolah unggulan apabila sekolah tersebut lulusannya banyak diserap oleh dunia usaha dan industry (dudi). Diserap yang dimaksud adalah lulusannya ketika masih sekolah dikelas 11 sudah dipesan oleh perusahaan dalam arti mereka belum lulus saja sudah dipesan oleh perusahaan untuk nantinya begitu lulus langsung dipekerjaan. Itu adlah salah satu parameter bagi sekolah unggulan tentu dalam hal ini tidak lepas dari peran serta pihak pengelola, serta lengkapnya sarana dan prasarana yang dimiliki namun hal yang paling penting disini adalah peran guru disekolah setempat, apakah gurunya memiliki uji kompetensi dan telah berpengalaman dalam dunia yang digeluti selama ini dari para siswa itu semua tergantung dari upaya yang pengelola. Sekolah unggulan tersebut juga ada parameternya yang disini adalah label dengan sebutan akreditasi yang dimaksud label disini adalah lisensi secara resmi dari pemerintah dinas pendidikan yang memberikan status uji kompetensi resmi kepada sekolah tersebut. Dari jabaran tersebut salah satu diantaranya dan layak disebut sebagai sekolah unggulan adalah SMK Kosgoro 1 dan SMK Kosgoro 3, karena sekolah tersebut memiliki jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif, lulusannya tidak ada yang menganggur karena selama mengikuti pendidikan disekolah mereka terus digembleng dengan rasa disiplin tanggung jawab yang tinggi, keterampilan yang baik serta etos kerja yang tinggi pula. Untuk menjawab tantangan menghadapi tuntutan dunia industry SMK Kosgoro 1 dan 3 belum lama ini mengadakan uji Kompetensi LSP bagi jurusan otomotif. Sekolah mendatangkan tim penguji yang sengaja didatangkan dari Jakarta tujuannya untuk mengetahui sejauh mana keterampilan yang dimiliki oleh para siswa sehinnga setelah lulus mereka tidak canggung lagi ketika memasuki perusahaan otomotif yang dituju, merreka lulus langsung bekerja, bukan mencari kerja menurut Drs.H Suhadi S.Pd,SH,M.Pd,MM selaku kepala SMK Kosgoro 1 sekaligus penanggung jawab kepada majalah DIDIK dan majalah Kosgoro mengatakan uji kompetensi ini sudah dilakukan sejak lama karena jurusan otomotif disekolah kami juga sudah meluluskan ratusan tenaga terampil yang siap kerja. Sementara itu Arifin Hadi Wibowo, ST, MSi, MM selaku kepala sekolah serta penanggung jawab SMK Kosgoro 3, menambahkan sekolah yang dipimpinnya juga sudah ditengarai sebagai sekolah pencetak tenaga terampil sudah meluluskan ratusan dan mereka sudah bekerja dihampir setiap provinsi di Indonesia jurusan Otomotif di SMK Kosgoro 1 maupun 3 selama ini selalu menduduki angka prosentasi tertinggi terhadap jumlah murid, animo masyarkat terhadap jurusan otomotif sangat tinggi karena mereka tahu jurusan ini sangat dibutuhkan di dunia otomotif. Dalam uji kompetensi LSP bagi jurusan otomotif di SMK Kosgoro pada 19 November lalu, mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Mereka yang ikut dalam uji kompetesi LSP di SMK Kosgoro 3 adalah siswa jurusan Teknik kendaraan ringan. Dan guru yang dilibatkan dalam uji kompetensi LSP tersebut adalah bapak Rahmad Basuki, S.Pd selaku ketua dan Harjanto, S.Pd selaku sekretaris untuk SMK Kosgoro 3. Sedangkan bapak Sutopo, ST selaku ketua dan Herri Kiswanto, M.Pd selaku sekretaris untuk SMK Kosgoro 1. Pelaksanaan uji kompetensi LSP di SMK Kosgoro 1 berlangsung pada 18 November sedangkan di SMK kosgoro 3 dilaksanakan pada 19 November. Diharapkan masing-masing siswa yang ikut melaksanakan uji kompetensi LSP tahun ini akan mempersiapkan diri untuk menghadapi tuntutan dunia kerja setelah lulus nanti, bagi Suhadi maupun Arifin Hadi Wibowo yang namanya keterampilan dibidang otomotif khususnya merupakan harga mati bagi siswa-siswanya. Jangan sampai mereka sudah lulus uji kompetensi nantinya setelah masuk didunia industry ternyata tidak mampu hal ini pasti akan membuat aib bagi sekolah, untuk itu semua lini yang terlibat dalam uji kompetensi tersebut harus bermutu dan berkualitas yang hasil akhirnya kita sebut dengan sumber daya manusia yang professional. (Ries/r)

Related posts

Leave a Comment