Pemanfatan Media Audio Visual Mampu Tingkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar Biologi SMA

Pemanfatan Media Audio Visual Mampu Tingkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar Biologi  SMA

Oleh Dra.Rini Hastuti, M.Pd (Guru SMA Negeri 1 Surakarta)

Tranformasi Proses pembelajaran merupakan inti dari proses pendidikan secara keseluruhan yakni  guru sebagai pemegang peranan utama. Guru memiliki peranan yang sangat penting dalam menetukan kualitas dan kuantitas pengajaran yang dilaksanakannya. Untuk meningkatkan kegiatan belajar mengajar yang baik, guru dan siswa harus bersama-sama aktif sehingga proses pembelajaran tidak menjemukan bahkan pada diri siswa timbul  motivasi untuk berusaha secara gigih dalam meraih hasil belajarnya. Motivasi dan upaya peningkatan tersebut tidak serta merta hanya dapat dilakukan oleh siswa, melainkan guru juga mampu mengembangakan pembelajarannya seperti pemanfaatan media sebagi salah satu bagian dalam ikut serta menentukan hasil belajar siswa.

Media merupakan salah satu sarana untuk meningkatkan kegiatan proses belajar mengajar, dalam menentukan media oleh guru dibutuhkan pemilihan yang tepat dan cermat dalam memilih media agar dapat digunakan secara tepat guna, (Usman, 2002:11). Media adalah sesuatu yang bersifat menyalurkan pesan dan dapat merangsang pikiran, perasaan, dan kemauan audien (siswa) untuk belajar lebih baik dan dapat meningkatkan performan mereka sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.

Sebagai salah satu pemilihan media yang dilakukan guru media pembelajaran merupakan segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan minat serta perhatian siswa sedemikian rupa sehingga proses belajar terjadi. Media yang sering dimanfaatkan seperti  teknologi audio visual merupakan cara untuk  menyampaikan materi dengan menggunakan mesin-mesin mekanis untuk menyajikan pesan-pesan audio visual. Media audio visual adalah media penyalur pesan dengan memanfaatkan indera pendengaran dan penglihatan. Melalui media tersebut diharapkan mampu mendongkrak motivasi dan hasil belajar siswa terlebih media terserbut  mampu menyaalurkan dan mentranfer melalui pendenganran dan penglihatan. Berbagai media yang sering dimamnfaatkan dalam pembelajaran seperti   film, video, dan televisi (TV).

Terkait peran media audio visual dalam upaya peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa terlebih pada matapelajaran biologi, hal ini sangat erat hubungannya dengan makna dari motivasi itu sendiri. motivasi adalah perubahan energi dalam diri seseorang yang ditandai dengan munculnya “feeling”  dan didahului dengan tanggapan terhadap adanya tujuan baik  motivasi intrinsik maupun motivasi ekstrinsik. Pada sisi yang lain motivasi belajar merupakan kekuatan (power motivation), daya pendorong (driving force), atau alat pembangun kesediaan dan keinginan yang kuat dalam diri peserta didik untuk belajar secara aktif, kreatif, efektif, inovatif, dan menyenangkan dalam rangka perubahan perilaku, baik dalam aspek kognitif, afektif, maupun psikomotor.  Motivasi belajar ada di dalam diri siswa, dalam kerangka pendidikan formal, motivasi belajar tersebut ada dalam jaringan rekayasa pedagogis guru. Dengan tindakan pembuatan persiapan mengajar, pelaksanaan belajar-mengajar, maka guru menguatkan motivasi belajar siswa. Beberapa unsur yang sangat mempengaruhi motivasi antara lain a) cita-cita atau aspirasi siswa ,b) kemampuan siswa, c) kondisi Siswa, d)  kondisi lingkungan siswa, e) unsur-unsur dinamis dalam belajar dan pembelajaran dan f) upaya guru dalam membelajarkan siswa

 

Motivasi belajar adalah keseluruhan daya penggerak  baik dari dalam diri maupun dari luar siswa (dengan menciptakan serangkaian usaha untuk menyediakan kondisi-kondisi tertentu) yang menjamin kelangsungan dan memberikan arah pada kegiatan belajar, sehingga tujuan yang dikehendaki oleh subjek belajar itu dapat tercapai. Ketercapaian tujuan belajar melalui motivasi diri siswa itu akan menentukan produk hasil belajar itu sendiri.

Hasil belajar merupakan hasil dari suatu interaksi tindak belajar dan tindak mengajar dengan tiga komponen  yaitu ranah kognitif, afektif, dan psikomotor ketiga ranah tersebut secara simultan saling terkait satu sama lainnya.

Dalam upaya menunjang keberhasilan hasil belajar siswa dalam lembaga penyelengga pendidikan hendaknya mampu menyediakan berbagai saranan atau media khususnya media audio visual. Ketersedianya perlengkapan media tersebut sangat membantu kelancaran dalam proses pembelajaran.

Berdasarkan uraian tersebut sesuai peran dan manfaat media pembelajaran khususnya media audio visual dalam proses pembelajaran memiliki dampak secara positif dan meyakinkan yaitu mampu mendorong siswa baik secara ekternal yaitu berhubungan dengan motivasi ektrinsik  dan internal sebagai motivasi intrinsik dalam belajar sehingga mampu mendongkrak hasil belajarnya.

0Shares

Related posts

Leave a Comment