Nano Priyanto, SE Kepala SMK Citra Medika Sragen Tahun ini Tenerapan Teaching Factory

Sejenak bersama pak Nano Priyanto, SE beliau adalah kepala SMK Citra Medika Sragen yang ramah dan berkharismatik. SMK Citra medika sragen merupakan sekolah kejuruan dibidang kesehatan yang memiliki dua jurusan yaitu farmasi dan keperawatan. Sekolah yang saat ini saya pimpin memiliki banyak keunggulan dan juga program salah satunya adalah sekolah membantu dalam penyaluran kerja, kemudian mendapat kemudahan untuk sekolah diperguruan tinggi baik itu negeri maupun swasta bahkan diprogram unggulan kami ada progam penyaluran beasiswa ke luar negeri yaitu sudah MOU kerjasama dengan Cina, Taiwan, Jepang, Korea. Termasuk kuliah sambil kerja yg kita jalankan juga dengan Taiwan, Jepang, Cina, Singapura dan Malaysia. Harapan kami melalui program pendidikan kharakter membangun mental, sikap dan kepribadian yang unggul sehingga memudahkan anak untuk mendapatkat pekerjaan melalui visi Citra Medika Sragen yaitu unggul dalam prestasi unggul dalam setiap bidang perlombaan tingkat kabupaten, tingkat nasional maupun internasional. Visi Berakhlakul Karimah menyiapkan murid untuk berkepribadian baik itu secara spiritual maupun sosial. Menyiapkan kemandirian menyiapkan profesionalisme dan ketrampilan yg unggul, termasuk berdaya saing baik itu secara nasional maupun internasional. Kemudian dari visi itu kita jalankan program budaya sekolah yang memiliki budaya membangun kharakter dan ada 13 budaya yang menjadi daya dukung pembinaan pendidikan kharakter di sekolah Citra Medika Sragen. Saat ini kami memiliki jumlah murid kurang lebih 500 orang dengan 2 jurusan yaitu farmasi dan keperawatan. Sedangkan jumlah tenaga kerja dan SDM Guru yang profesional kurang lebih ada 52 orang, mereka berasal dari Sarjana Pendidikan, Magister Pendidikan, Sarjana Keperawatan, Sarjana Farmasi dan Apoteker. Ini adalah keunggulan atau daya dukung dalam mendidik murid – murid terutama kompetensi dan skil. Program Teaching Factory dikhususkan untuk murid – murid  yang memiliki skil atau dikususkan untuk program skil tambahan langsung penerapan dimasyarakat jadi pembelajaran yang langsung diterapkan pada masyarakat. Banyak sekali produk – produk yang dihasilkan oleh para murid farmasi yaitu obat dan herbal. Murid membuat meracik, mendesain dan menjual produk yang akan dijalankan. Kemudian produk jasa anak keperawatan yaitu jasa pelayanan komplementer Bekam, Totok wajah dll. Dan pelayanan homecare untuk perawatan luka paska oprasi. Ini semata – mata untuk peningkatan skil anak secara langsung diterapkan tidak hanya melalui pembelajaran teori namun juga pembelajaran secara nyata yang bisa memberikan dampak yang dapat dirasakan oleh masyarakat. Fungsinya adalah teaching factory ini memperkuat teori yang sudah didapat, selain murid melakukan kunjungan di Rumah Sakit, Apotik maupun di Industri kesehatan murid juga sudah didiklat, termasuk murid sudah melakukan praktek kerja lapangan. Disekolahan juga disediakan tempat praktek khusus yaitu melalui laboraturium Teaching Factory. Lab ini baru dibuka pada awal tahun 2018 dan sudah cukup banyak pasien terutama orang tua dan masyarakat sekitar yang merasakan hasil dari kreatifitas produk maupun jasa pelayanan komplementer yang diberikan oleh para murid . Program unggulan lainya adalah sekolah Citra Medika ditunjuk oleh direktorat PSMK melalui kemetrian pendidikan yang bekerjasama dengan SEAMEO menjadi salah satu sekolah yang dipilih untuk menumbuhkan, mencetak wirausaha muda Indonesia. Dari program ini Citra medika sudah memiliki desain program pembelajaran yaitu pembelajaran disela – sela KBM berjalan ditambah dengan materi khusus kewirausahaan langsung didatangkan narasumber dari para mentor pengusaha baik itu dari HIPMI Sragen, Solo dan juga KADIM solo termasuk pengusaha lokal yang disekitar sragen. Kita datangkan untuk memotivasi murid menjadi semangat dalam hal melatih berdagang, membuat sebuah produk yang bisa dijual dan langsung bisa dirasakan kebermanfaatnya di masyarakat. Melalui program ini kami memberikan waktu setiap sore hari sepulang sekolah senin – jumat dan untuk hari minggu praktek offline dan online. Untuk praktek online disediakan komputer guna memasang produk dalam website, sosial media dan program marketing online lainya. Dan akan memberikan motivasi kepada murid untuk bisa meningkatkan dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan melalui program – program yang langsung dimentori oleh para pengusah karena murid langsung berinteraksi dengan para mentor profesional.

Dalam kesempatan ini Nano menyampaikan kepada majalah didik mengenai Teaching faktory (Pengembangan dari unit produksiyakni penerapan sistem industri mitra di unit produksi yang telah ada di SMK). Penerapan unit produksi juga telah memiliki landasan hukum yaitu peraturan pemerintah Nomor 29 Tahun 1990 pasal 29 ayat 2 yaitu tentang “Untuk mempersiapan siswa sekolah menengah kejuruan menjadi tenaga kerja, pada sekolah menengah kejuruan dapat didirikan unit produksi yang beroperasi secara profesional”. Jadi program pemerintah saat ini khususnya kementrian pendidikan memalui PSMK tidak hanya meluluskan murid kualitasnya dari skil saja namun juga harus dibekali dengan entrepreneur. Jadi kedepan nanti melalui PERMENDIKBUD yang sebentar lagi akan turun memang ini sedang digodog oleh kementrian bersama dengan BSMP dimana tidak dituntutkan mencari kerja tetapi dituntut agar bagaimana anak bisa berwirausaha atau membuka peluang usaha sehingga ada beberapa sekolah percontohan di Indonesia. Saat ini baru saja diseleksi 15.000 sekolah yang ikut seleksi wirausaha ada 500 kemudian terpilih 100. Jadi sebagai percontohan ada 100 sekolah smk di Indonesia yang dijadikan untuk percontohan usaha salah satunya adalah SMK Citra Medika Sragen. Sekolah pencetak usaha ini dilatih bagaimana bisa memiliki bisnis mandiri, bisnis bersama, atau kongsi atau kelompok dengan produk produk dari reseller yang nanti kita ada kurikulumnya yang sudah didiskusikan kurang lebih sudah ada materi – materi tambahan selain materi yang sudah diberikan disekolah jadi masih ada tambahan pembelajaran untuk teori dan praktek entrepreneur. Langsung belajar dari para pakar karena kita juga menjalin dengan mitra – mitra seperti HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia), KADIN (Kamar Dagang dan Industri Indonesia),  Pengusaha – pengusaha yang ada di tingkat lokal maupun nasional. Itu yang kita harapkan untuk memacu semangat anak – anak untuk bisa menjadi seorang pengusaha dimulai dari dia berjualan selama dia ada di sekolahan kemudian dia mengembangkan dilingkungan sekolahan kemudian mereka bisa melebar dan mengembangkan jangkauan pemasaran yang lebih luas. Tidak hanya di tingkat daerah namun juga di tingkat nasional melalui internet marketing yang akan kita kembangkan tidak hanya offline namun juga online. Dari siswa yang ada, ini adalah sebagai fasilitas yang berada di sekolah. Terdapat 60 siswa yang bergabung dan mengikuti program wirausaha, itu nanti ditargetkan  paling tidak dari pemerintah 5% dari total jumlah siswa kurang lebih ada 25 anak yang nantinya bisa memiliki bisnis mandiri. Dan itu program – program yang sudah kita bikin lalu kita tinggal menjalankan atau melaksanakanya saja. Sebagai awalan untuk model sekolah pencetak wirausaha dan ini masih baru. Extra Curricular  ini langsung dari derektorat pendampingan di semua jurusan melalui seleksi komitmen, seleksi kreativitas , seleksi jiwa wirausahanya.

Itu adalah yang kita programkan untuk wirausaha muda Indonesia yang entrepreneur di SMK Citra Medika Sragen di dalam membangun, menumbuhkan jiwa wirausaha. Program ini dimaksudkan dari program pemerintah terutama kementrian pendidikan dan direktorat pendidikan. Smk tidak hanya skil atau keterampilan saja namun juga memiliki jiwa kewirausahaan. Alumni smk tidak hanya mencari pekerjaan namun dia juga bisa bekerja untuk dirinya sendiri maupun bisa membuka lapangan pekerjaan bagi teman – teman sehingga akan mengurangi pengangguran dan kemiskinan. Melalui program ini SMK Citra Mediaka akan fokus menyelesaikan maupun mensukseskan dari pada progam yang kita jalankan yaitu smk pencetak wirausaha program Teaching Faktory dan juga program – program dalam pembangunan dan pembinaan kharakter serta peningkatan skil murid – murid. Bahkan murid kita ada yang mempunyai penghasilan 300.000 sampai 3.000.000 per bulan. Hasil ini mereka dapat dari penjualan produk ataupun program bisnis baik itu didalam sekolah ataupun diluar sekolah. Baik secara offline maupun online ujarnya lagi kepada majalah didik.

Program Motivasi

Kami juga memberikan penghargaan prestrasi kepada wirausaha muda. Program direktorat dan SEAMEO bersama SMK Citra Medika Sragen dalam rangka mencetak wirausaha muda Indonesia baik berupa bisnis Mandiri, Bisnis Bersama dan Reseller. Dengan pengumpulan point – point berikut adalah beberapa penghargaan seperti : “ Paket wisata ke Bali / Lombok, Paket Umroh, Rumah, Mobil, Motor dan lain sebagainya. Itu adalah bentuk dari program kita agar murid – murid memiliki motivasi yang cukup tinggi untuk menjadi wirausaha muda.

Dalam kesempatan ini tim majalah didik juga diberi kesempatan untuk mewawancarai seorang siswi yang mengikuti program di sekolah ini. Tessa Diva Tetrisia murid kelas 10 keperawatan 2 yang mengikuti program wirausaha muda. Tessa mengikuti dua program wirausaha yaitu herbal dan kuliner. Saya perbulan-nya mendapatkan penghasilan Rp 3.300.000,- per bulan dan labanya sekitar Rp 1.100.000 itu untuk produk kuliner kalau produk herbal perbulannya Rp 200.000 itu tidak tentu terkadang bisa lebih. Tidak hanya offline saya menjual secara online juga karena teknologi yang sudah mumpuni dan ketersediaan perlengkapan yang disediakan oleh pihak sekolah jadi saya mudah untuk menjualnya di berbagai media sosial. Alasan saya mengikuti program ini karena saya ingin mendapatkan penghasilan sendiri dan dapat membantu ekonomi keluarga saya. Saya sendiri termotivasi karena kehidupan saya setelah orang tua saya berpisah, keuangan dalam keluarga saya kurang jadi saya tidak mau membebani ibu saya. Oleh karena itu saya mengikuti extrakulikuler disekolah yaitu sekolah bisnis entrepreneur school agar saya dapat membantu ibu dalam keuanganya.Uang yang saya dapatkan biasanya untuk biaya sekolah, uang saku, transport dan jika terdapat sisa uang maka akan saya berikan kepada ibu saya untuk makan, dan lainya untuk ditabung dan modal bisnis saya sendiri.

Dalam rangka persiapan pembukaan teaching factory yang akan launching pada tanggal 26 April 2018 saat ini Nano selaku kepala sekolah setempat sedang mempersiapkan uborampe atau perlengkapan diantaranya ruang untuk pasien yang nyaman lengkap dengan peralatan medis, ruang tamu bagi penunggu, penataan interior ruangan yang terkesan melankolis, ventilasi udara yang masuk ke ruang – ruang pasien serta penyambutan penerima pasien dan tamu yang ramah. Ini semua dikemas oleh tim sekolah dengan harapan agar para paien yang berobat merasa nyaman dan terkesan alahasil kesembuhan setelah berobat akan didapat. Salah seorang tenaga medis yang disebut terapis Sugiyanto S.Pd dengan panggilan akrabnya adalah kang totok yang guru sekolah ini kepada majalah didik menjelaskan tentang perawatan tubuh merupakan hal yang sifatnya wajib sebab kesehatan itu nomor satu, nyawa kita akan pergi kalau raga ini sakit terapi yang sifatnya rutin akan lebih baik ketimbang orang yang tidak pernah terapi atau jarang terapi karena dgn terapi otot urat saraf menjadi lentur dan membuat peredaran darah menjadi lancar. Pada dasarnya sehat dan tidaknya seseorang tergantung sejauh mana orang itu menjaga dirinya datangnya penyakit itu disebabkan karena darah yang tidak sehat, tersumbat, bercampur baur dengan lemak jahat, darah yang tidak bisa mengalir ke aliran yang tidak bisa dituju. Karena itu kang totok berharap kalau mau hidup sehat rajinlah terapi seringlah bekam. Dengan menjaga kesehatan secara rutin pasti akan diperoleh hasil yang memuaskan.(Apsari Siska/Aji/R).

0Shares

Related posts

Leave a Comment