Orang Tua Harus Jadi Teladan Yang Baik Tri Hastuti, S.Pd Guru Bimbingan Konseling SMK Kosgoro 1 Sragen

Kasus pemukulan seorang pelajar SMK terhadap gurunya yg terjadi di Madura beberapa waktu yg lalu sempat mengejutkan dunia pendidikan Indonesia. Pasalnya guru yg dipukul dilehernya itu menyebabkan kematian dan terpaksa pihak kepolisian harus mengurus tuntas kasus ini dan dibalik ini semua ada apa permasalahan yg sebenarnya terjadi. Benarkah guru marah sehingga mencoret pipi sang murid tersebut dengan kuas ataukah ada unsur dendam pada diri sang murid sehingga baru saat itu melampiaskan emosinya. Dibalik itu semua pasti ada penyebabnya mungkin karna murid sedang kesal atau punya masalah. Atas dasar itulah saya guru BK ikut prihatin mengapa akhir-akhir ini pelajar Indonesia mudah marah apakah karna padatnya mata pelajaran atau mungkin karna pengaruh lingkungan sosial atau mungkin faktor ekonomi keluarga atau mungkin faktor pergaulan tentunya, satu persatu masalah ini akan dikupas tuntas dan ditelisik oleh pihak yg berwajib.

Dalam kesempatan ini selaku guru BK dan ini atas pendapat saya sendiri karakter anak disebabkan oleh pengaruh lingkungan yg paling dominan misalnya kalau anak itu kumpulannya orang orang yg suka mabok dipastikan akan tertular atau akan terjerumus, kalau temannya itu suka mencuri, tawuran, berkata jorok pasti kan juga ikut ikutan seperti itu. Banyak hal yang menjerusmuskan anak menjadi beringas, arogansi dan berani melawan orang tua dan guru kalau menurut saya internet juga menjadi penyebab kenakal remaja karna itu guru dan orang tua harus bisa mengawasi anak secara maksimal kita boleh bekerja dari pagi hingga sore tetapi kita sebagai orang tua harus bisa mengontrol dan meluangkan waktu untuk mereka sebab dalam benak otak anak anak rasa ingin tahunya terhadap internet apa yg ada disitu sangat tinggi saya sangat setuju dengan komentar Pak uztad Thoyibun yg juga kepala SMA N 4 Surakarta(bulan maret memasuki masa pensiun-Red) yang dimuat di Majalah Didik pada edisi 140 bulan maret 2018 ini bahwa kemungkinan anak anak yg mudah marah itu disebabkan oleh padatnya pelajaran seharian mereka sekolah dari jam 7 hingga 3.30 sore msih diberi PR oleh para guru, uang sangunya pas”an padahal keinginan mereka tinggi ingin ini dan ingin itu dan mereka selalu dibatasi oleh ruang dan waktu mungkin itu yg menjadi penyebab mereka sudah kehilangan waktu untuk bermain sebagai mana layaknya seorang anak belum lagi diomelin orang tua harus ini dan harus itu sebagai kodrat anak memang tidak boleh melawan atau menolak tetapi karna tekanan itu dirasa sudah cukup memuakkan menjenuhkan dan ada kata kalimat yg menyulut hati perasaan dan pikirannya maka hal itu menjadi penyebab anak beringas. Sebagai guru BK saya memiliki strategi pendekatan terhadap anak anak stel kendo artinya kadang kita keras kadang kita lembut yg penting jangan tangan besi atau mengeluarkan kata kata yg menyingung perasaan anak. (Iqbal/Aryo/Ris/R)

0Shares

Related posts

Leave a Comment