Pelajar di Boyolali Kenalkan Organisasi Lewat Pentas Seni

Boyolali-Bagi kalangan pelajar, berorganisasi merupakan sesuatu yang sangat penting. Ada banyak nilai kehidupan yang didapatnya. Mulai dari kemandirian, kepekaan sosial, komunikasi hingga jaringan. Begitu pula yang dilakukan oleh sekelompok pelajar di Mojosongo, Boyolali. Mereka memperkenalkan organisasi melalui pentas seni.

Pentas ini dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan Makesta (Masa Kesetiaan Anggota) IPNU IPPNU Kecamatan Mojosongo pada Sabtu (6/4). Sebanyak 60 peserta aktif dalam kegiatan makesta tersebut yang bertempat di Ponpes Tahfidzul Qur’an Jetis, Mojosongo, Boyolali. Ada beberapa pentas seni yang ditampilkan. Pertama, drama yang dipresentasikan oleh regu Cengoh. Regu ini beranggotakan peserta putri. Drama ini menceritakan tentang kehidupan santri di pondok pesantren.

Kedua, pentas musik dari barang bekas. Barang-barang yang digunakan seperti galon, ember, botol kaca, kentongan, tutup manci dan lain-lain. Pentas ini dipresentasikan oleh santri ponpes Tahfidzul Qur’an. Mereka membawakan nadhom tashrif yang diambil dari kitab-kitab salaf. Selain itu, ada pula lagu-lagu dengan kosakata bahasa Arab.

Pentas seni yang ketiga adalah drama sejarah yang dilakukan oleh peserta Makesta putra. Drama ini menceritakan sepak terjang kader IPNU IPPNU dalam menjalankan roda organisasi. Didalamnya, diceritakan juga konflik-konflik organisasi yang biasa dihadapi. Yang keempat adalah puisi berantai yang dibawakan oleh santri ponpes Tahfidzul Qur’an.

Pementasan seni ini dilakukan untuk melahirkan kesan dalam berorganisasi. “Memang sengaja kita kasih malam inagurasi dengan pentas seni biar Makesta gak membosankan, tidak sepaneng dan tertanam kesan dalam berorganisasi” ungkap Arif selaku ketua PAC IPNU Mojosongo. Dengan adanya pentas seni ini, diharapkan mampu mendongkrak semangat pelajar di Mojosongo untuk berorganisasi.

Related posts

Leave a Comment